Senin, 18 Juli 2011

Anatomi Tubuh manusia

Blogger Bertuah

Wednesday, February 23, 2011 -

Gambar Anatomi Tubuh merupakan gambar yang dipelajari untuk melihat struktur tubuh manusia. Pelajaran ini kudapat ketika aku SMP yang diberikan sekilas, dan lebih mendalam ketika aku SMA kelas 2 dalam mata pelajaran Boiologi. Nah.... pelajaran waktu SMA itu banyak yang tersenyum simpul ketika Ibu Biologi menerangkan tentang bagian alat seksual. Ntah anak-anak ini lagi mikirin cerita seks atau cerita porno yang berhubungan dengan alat kelamin.

Anatomi tubuh manusia (Antropotomi) merupakan pelajaran dasar di bidang ilmu kedokteran dan menjadi bidang ilmu utama dalammorphology manusia. Ilmu anatgomi terbagi atas 2 kelompok yaituAnatomi Keseluruhan (gross anatomy) dan Mikroskopik Anatomi (microscopic anatomy). Gross Anatomy juga disebut topographical anatomy, regional anatomy, atau anthropotomy merupakan ilmu struktur anatomi yang dapat dilihat dengan jelas tanpa bantuan alat penglihatan. Microscopic Anatomy adalah ilmu mempelajari struktur anatomi dengan bantuan alat tambahan penglihatan seperti mikroskop (microscopes) termasuk ilmu histology dan citology. Prakteknya adalah dengan melakukan bedah mayat.

Sebelum melakukan praktek bedah mayat, anatomi tubuh manusiadapat dipelajari dengan mengamati diagram struktur anatomi tubuh manusia. Berikut contoh gambar anatomi tubuh manusia yang disediakan wikipedia.



Diagram anatomi manusia
  1. Kepala
  2. Wajah:Dahi, Mata, Telinga, Hidung, Mulut, Lidah, Gigi, Rahang, Pipi, Dagu
  3. Leher, Tenggorokan, Jakun
  4. Bahu
  5. Dada, Buah dada, Tulang rusuk
  6. Pusar
  7. Perut, Pinggul
  8. Organ seks
  9. Penis/Skrotum atau Klitoris/Vagina
  10. Paha
  11. Lutut
  12. Betis, tulang kering
  13. Pergelangan kaki
  14. Telapak kaki, Tumit, Jari kaki
  15. Lengan
  16. Siku/sikut
  17. Lengan Bawah
  18. Pergelangan tangan
  19. Telapak tangan, Jari tangan (Ibu jari, telunjuk, tengah, manis, kelingking




Apakah gambar dibawah ini merupakan diagram struktur anatomi tubuh manusia???










Source :
inspire.2ia.pl
http://id.wikipedia.org/wiki/Anatomi_manusia
http://id.wikipedia.org/wiki/Anatomi
http://en.wikipedia.org/wiki/Human_anatomy


Minggu, 17 Juli 2011

Masa Menyusui pasca Persalinan

Masalah Menyusui Masa Pasca Persalinan Lanjut

Masalah yang timbul pada periode ini adalah :
  1. Sindrom ASI kurang.
  2. Ibu bekerja.
Sindrom ASI Kurang
Masalah sindrom ASI kurang diakibatkan oleh kecukupan bayi akan ASI tidak terpenuhi sehingga bayi mengalami ketidakpuasan setelah menyusu, bayi sering menangis atau rewel, tinja bayi keras dan payudara tidak terasa membesar. Namun kenyataannya, ASI sebenarnya tidak kurang. Sehingga terkadang timbul masalah bahwa ibu merasa ASInya tidak mencukupi dan ada keinginan untuk menambah dengan susu formula. Kecukupan ASI dapat dinilai dari penambahan berat badan bayi secara teratur, frekuensi BAK paling sedikit 6 kali sehari.

Kamis, 14 Juli 2011

bayi prematur

artikel kebidanan

June 27, 2007 looo
balita-anda] Artikel Bayi Prematur
Mama Kavindra
Thu, 02 Nov 2006 18:09:45 -0800
All,
Kmaren ada yg tanya2 ttg baby premature yaa?
Ini aku ada rtikel dari seminar OL WRM Indonesia 19
Maret 2006 ttg bayi premature.
Smoga bermanfaat!
APA YANG INGIN DIKETAHUI SEPUTAR BAYI PREMATUR ANDA
??
Apakah bayi prematur ?
Adalah bayi dengan usia kehamilan kurang dari 37
minggu. Perkiraan usiakehamilan ini biasanya akan
dicek ulang sesaat setelah bayi lahir oleh dokteranak.
Bagaimana kelahiran premature tersebut dapat terjadi
?
Hal itu dapat disebabkan antara lain dari factor ibu
atau dari bayi.Kondisi ibu yang bagaimana merupakan
risiko untuk mengalami kelahiran premature adalah
seperti :
– Faktor ras (wanita afrika –
amerika mempunyai risiko yang
lebih tinggi)
– Usia ibu kurang dari 18 dan lebih
dari 40 tahun
– Ibu menderita hipertensi atau dan
disertai kelainan jantung
– Ibu mengalami perdarahan apapun
sebabnya, sehingga
diperkirakan jika tidak segera dilakukan pengakhiran
kehamilan akan
membahayakan jiwa ibu maupun janin
– Ibu mengalami preeklampsi atau
eklampsi (keracunan kehamilan)
– Inkompetensi serviks
– Trauma, aktivitas fisik yang
berlebihan
– Ibu perokok
– Ibu dengan diabetes
Sedangkan faktor dari bayi yang dapat memicu
kelahiran prematur
adalah sebagai berikut :
– Bayi dengan kelainan bawaan
– Bayi kembar
– Gawat janin
– Infeksi
– Bayi dengan pertumbuhan di perut
ibu yang sangat lambat
Pada dasarnya kelahiran prematur pasti adalah keadaan
yang tidak
dikehendaki oleh orang tua juga dokter. Karena hal
tersebut mempunyaikonsekuensi yang tidak menyenangkan
untuk si bayi. Sehingga saat ini apa yang telah
diupayakan dokter kebidanan adalah mengupayakan untuk
mencegah kelahiran prematur ini, antara lain seperti
: tirah baring, obat obatan khusus untuk
menngurangi kontraksi rahim. Bila kelahiran prematur
tampaknya merupakan hal yang tidak dapat dicegah,
dokter kebidanan akan memberikan suntikan steroid
untuk pematangan paru janin.
Apa yang terjadi bila kelahiran prematur tidak dapat
dicegah ?
—— so… “welcome to the world !!”
ini adalah suatu keadaan yang tidak dapat dipilih
dan orang tua harus dapat menerima kelahiran ini
dengan ikhlas.
Namun kelahiran prematur mempunyai batas viabilitas.
Batas minimal usia kehamilan bayi yang masih dapat
diupayakan untuk dipertahankan hidupnya adalah 24 –
25 minggu, dengan tingkat kematian sekitar 20% untuk
24 minggu dan 65% untuk usia 25 minggu, dan berat
badan minimal 500 gram. Sedangkan di Indonesia
tampaknya batasan ini masih terlalu dini. Batas usia
kehamilan bayi yang dapat dipertahankan hidup dengan
tingkat kualitas perkembangan yang cukup baik adalah
usia 27 minggu dan dengan berat badan minimal 700
gram.
Namun apakah bayi premature tersebut akan bertahan
dengan tingkat
perkembangan yang cukup baik seperti bayi matur
lainnya adalah sangat sulit untuk diprediksi pada
awal minggu atau bulan pertama.
Pada bayi premature dengan usia kehamilan lebih dari
32 minggu mempunyai ketahanan hidup dan prospek
kualitas perkembangan lebih baik dibandingkan bayi
dengan usia kehamilan kurang dari 32 minggu.
Upaya apa yang dilakukan oleh dokter anak ?
Segera setelah lahir biasanya bayi langsung
dikeringkan dari cairan ketuban dan dijaga tetap
hangat dibawah lampu penghangat. Selanjutnya punggung
bayi digosok untuk memberikan stimulasi pernafasan.
Bila bayi tidak segera bernafas atau menangis akan
diberikan udara melalui pompa ambu (ambu bag) agar
jalan nafas dan paru paru menjadi terbuka. Bila perlu
dipasang pipa bantuan nafas dan dihubungkan ke pompa
udara. Setelah upaya untuk membuka paru berhasil dan
paru menunjukkan respon bernafas, bantuan ini
dihentikan secara bertahap sampai mungkin akan
dilepas sama sekali. Perbedaan dengan orang dewasa
bahwa bayi relative tidak memerlukan obat pemacu
jantung atau pijat jantung bila jantung bayi
didapatkan tidak berdenyut dengan baik. Secara umum,
keadaan ini akan membaik dengan sendirinya bula bayi
tersebut mempuyai atau mendapatkan pernafasan yang
memadai.
Biasanya bayi premature mempunyai nilai APGAR yang
lebih rendah
dibandingkan pada bayi matur. Sehingga anda jangan
cemas dahulu bila bayi premature anda mempunyai nilai
APGAR yang rendah
Apakah bayi premature memerlukan perawatan di NICU
(Neonatal
Intensive Care Unit) ??
Jawaban saya adalah ya dan tidak.
Pada bayi permatur yang kecil, terutama dibawah 34
minggu sebaiknya dirawat di NICU, namun di atas 34
minggu dapat dirawat di ruang perawatan bayi biasa.
Meskipun pada usia tersebut bayi tetap memerlukan
perawatan incubator.
Problem apakah yang mendapat perhatian utama pada
bayi premature dalam minggu minggu pertama
kehidupannya ?
Hipotermi (suhu tubuh rendah)
Pada awal kelahiran, akibat perbedaan suhu antara di
dalam rahim dengan di luar rahim, keterbatasan
mekanisme adaptasi suhu , rendahnya cadangan lemakdan
kulitnya yang tipis sehingga penguapan cairan tubuh
meningkat menyebabkan
bayi premature mudah mengalami suhu rendah.
Rendahnya kadar gula darah
Demikian juga kadar gula didalam darah cepat sekali
menurun dan lama untuk meningkat karena keterbatasan
kompensasi tubuh
Sindroma Distres Pernafasan
Sindroma ini disebabkan adanya tidak atau belum
matangnya paru sehingga gelembung paru paru (alveoli)
mudah sekali menguncup atau kolaps. Rendahnya kadar
surfaktan yang memelihara fungsi ini merupakan
penyebab utama. Pada keadaan paru paru yang kolaps
akan membuat bayi memerlukan mesin bantuan nafas
untuk membuka dan pemberian surfaktan dapat membantu.
Namun seiring dengan peningkatan teknologi dewasa ini,
keadaan tersebut dapat diminimalkan dengan pemberian
udara (tanpa oksigen) untuk membuka paru. Yang
ternyata dapat menurunkan kebutuhan bayi terhadap
mesin bantu nafas dan pemberian surfaktan.
Lupa bernafas (apnu)
Banyak hal yang berperan dalam kejadian lupa bernafas
ini. Dengan semakin bertambah usia bayi risiko untuk
lupa bernafas akan semakin kecil.
Patent ductus arteriosus (PDA)
PDA adalah pembuluh darah yang menghubungkan antara
pembuluh darah besar dan pembuluh darah dari paru
paru. Normal pembuluh darah ini masih didapatkan pada
kehidupan janin, namun akan menutup spontan beberapa
saat setelah lahir.
Pada bayi premature penutupan pembuluh tersebut
terjadi lebih lama. Bila keadaan PDA tersebut
mengganggu sirkulasi darah sehingga aliran darah
menuju paru maningkat maka keadaan tersebut akan
mengganggu proses pernafasan bayi dan perlu dilakukan
pengobatan atau operasi.
Perdarahan kepala
Bayi premature mempunyai keterbatasan pengaturan
aliran darah otak yangsangat terbatas. Sehingga
keterbatasan ini akan mencetuskan kejadian
perdarahankepala lebih mudah dibandingkan bayi matur.
Infeksi
Bayi premature mudah mengalami infeksi karena
beberapa hal, antara lain :kulit yang tipis, daya
tahan tubuhnya yang rendah, sering mendapat infuse
dan makanan melalui infuse dalam jangka waktu yang
lama.
Enterokolitis nekrotikans (NEC)
Adalah suatu keadaan dimana terdapat kerusakan sel
sel usus sehingga menyebabkan gangguan dalam proses
pencernaan atau penyerapan makanan. Bila mengalami
keadan ini, biasanya bayi akan dipuasakan untuk
sementara atau bila kerusakan usus cukup berat akan
dilakukan operasi untuk dilakukan pemotongan
bagian usus yang sudah tidak berfungsi lagi.
Ikterus/ bayi kuning / neonatal hiperbilirubinemia
Kejadian kuning sangat sering dan biasanya kadah
bilirubin di dalam darahcepat meningkat, hal ini
disebabkan pada bayi prematur kerusakann sel sel
darah merah lebih banyak dan cepat dibandingkan bayi
matur dan diperberat dengtan
keterbatasan fungsi hati.
Sehingga sangat jelas dengan banyak problem yang
mungkin terjadi pada minggu minggu pertama tersebut ,
bayi premature sangat memerlukan perawatan di NICU.
Bila bayi premature selamat dari perawatan NICU,
apakah problem sudahnselesai ??
Jawaban saya : belum
Problem apa yang mesti diwaspadai pada periode
selanjutnya ??
kejadian lupa nafas
SIDS (Sudden Infant Death Syndrome)
Muntah (disertai refluks)
Tergantung mesin Bantu nafas
Tergantung oksigen
Risiko kebutaan
Gangguan pendengaran
Anemia atau kurang darah
Pertumbuhan tubuh (berat badan, tinggi
badan dan lingkar kepala)
Adakah gangguan perkembangan ??
Adanya beberapa hal yang perlu dipantau membuat
evaluasi bayi
prematur bila akhirnya dapat dibawa pulang ke rumah
adalah bukan sesuatu halyang sederhana dan singkat,
namun memerlukan pemantauan yang berkala dan
terusmenerus hingga usia setidaknya mencapai usia
sekolah (6-7 tahun).
Oleh : Dr. Setyadewi lusyati, Sp.AKK . Neonatologi dan
‘Long Term Follow Up Clinic’ RSAB Harapan Kita Jakarta
- Indonesia
Uci mamaKavin
http://oetjipop.multiply.com
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
————————————————————–
Kirim bunga, http://www.indokado.com
Info balita: http://www.balita-anda.com
Peraturan milis, email ke: [EMAIL PROTECTED]
menghubungi admin, email ke: [EMAIL PROTECTED]
Entry Filed under: Uncategorized
Be the first to like this post

pemberian Asi Formula

Archive for the ‘Artikel Kebidanan’ Category
Pemberian susu formula dikaitkan dengan diare
Posted: January 15, 2011 by bidanpurnama in Artikel Kebidanan
Tags: Pemberian susu formula dikaitkan dengan diare
0

Terapi antiretroviral (ART) profilaksis telah mengurangi kejadian penularan ibu-ke-bayi selama kehamilan dan persalinan secara dramatis, tetapi virus dapat ditularkan melalui air susu ibu. Di negara maju, dengan ada jaminan air bersih dan persediaan susu formula yang aman dan dapat diandalkan untuk bayi, perempuan HIV-positif disarankan untuk tidak menyusui. Tetapi, di rangkaian miskin sumber daya, WHO [...]
Fakta dan Mitos Mengenai Imunisasi
Posted: January 15, 2011 by bidanpurnama in Artikel Kebidanan
Tags: Fakta dan Mitos Mengenai Imunisasi
0

Sejak pemberian vaksinasi secara luas di Amerika Serikat, jumlah kasus penyakit pada anak seperti campak dan pertusis (batuk rejan/batuk seratus hari) turun hingga 95% lebih. Imunisasi telah melindungi anak-anak dari penyakit mematikan dan telah menyelamatkan ribuan nyawa. Saat ini beberapa penyakit sangat jarang timbul sehingga para orang tua kadang mempertanyakan apakah vaksinasi masih diperlukan. Anggapan [...]
Cara Memandikan Bayi
Posted: January 15, 2011 by bidanpurnama in Artikel Kebidanan
Tags: Cara Memandikan Bayi
0

Tuangkan air dingin ke dalam bak mandi, kemudian tambahkan air panas secukupnya sampai mencapai suhu 40 derajat Celsius untuk bayi berumur sampai 2 bulan, lalu berangsur turunkan suhu sampai 27 derajat Celsius untuk bayi di atas 2 bulan. Isilah bak mandi dengan air setinggi kira-kira 7,5 cm dari dasar bak. Untuk bayi yang baru lahir, [...]
ASI Eksklusif 6 Bulan
Posted: January 15, 2011 by bidanpurnama in Artikel Kebidanan
Tags: ASI Eksklusif 6 Bulan
0

WHO, Uniceff dan juga Department Kesehatan RI melalui SK Menkes tahun 2004. Telah menetapkan rekomendasi pemberian ASI Ekslusif selama 6 bulan. Mari dukung dan publikasikan program ASI Ekslusif 6 bulan. Mengapa ASI Ekslusif Harus 6 Bulan? Penundaan pemberian makanan padat sampai bayi berusia 6 bulan berlaku bagi bagi yang mendapatkan ASI, ASI eksklusif dan juga [...]
Cegah TBC Sejak Dini
Posted: January 15, 2011 by bidanpurnama in Artikel Kebidanan
Tags: Cegah TBC Sejak Dini
0

Efektivitas vaksin penangkal TBC tidak mencapai 100%, tapi mengapa wajib untuk bayi? TBC atau TB saat ini telah berkembang menjadi penyakit infeksi global dan pembunuh nomor satu di dunia. Tidak kurang dari 8 juta orang terjangkit tiap tahunnya, 2 juta di antaranya meninggal dunia. Jumlah pasien TB (tuberkulosis) di Indonesia menempati posisi ketiga di dunia [...]
Waspadai Penyakit TB paru, Seorang Penderita TB Dewasa Bisa Menulari Sepuluh Anak
Posted: January 15, 2011 by bidanpurnama in Artikel Kebidanan
Tags: Seorang Penderita TB Dewasa Bisa Menulari Sepuluh Anak, Waspadai Penyakit TB paru
0

RAMBUTNYA tampak kusam kemerahan. Matanya yang cekung menatap tanpa gairah. Tubuh kecil dan kurus membuatnya terlihat ringkih. Sesekali digunakannya lengan baju untuk mengusap ingus yang keluar. Batuk- batuk kecil pun kerap terdengar dari mulutnya. Anak lelaki itu berjalan lunglai, bersama seorang ibu yang menggandengnya.Masuk ke dalam ruang praktik dokter, ibunya bercerita " Anak saya sakit [...]
Flek Paru Pada Anak
Posted: January 15, 2011 by bidanpurnama in Artikel Kebidanan
Tags: Flek Paru Pada Anak
0

Flek paru biasanya ditandai dengan panas tinggi dan batuk-batuk. Penyakit ini muncul akibat tertular dari orang lain. Tidak nyaman rasanya, kalau kita terserang batuk yang tak henti. Apalagi bila yang terserang batuk adalah si kecil. Batuk, merupakan indikasi dari berbagai penyakit yang bisa dialami oleh anak. Tetapi bila batuk disertai dengan gejala sesak nafas, bisa [...]
AYO TANGKAL TBC
Posted: January 8, 2011 by bidanpurnama in Artikel Kebidanan
Tags: AYO TANGKAL TBC
0

Jika tak diobati secara tuntas, bakteri TBC tak cuma betah bersarang di paru-paru. Organ-organ vital tubuh seperti otak, usus, ginjal dan tulang, menjadi sasaran penyebaran yang akan berakhir dengan kerusakan. "S etiap tahun ada sekitar 500.000 penderita TBC baru di Indonesia. Dari jumlah itu, 425 penderita meninggal setiap harinya," demikian diungkapkan Fajar Arif Budiman dari [...]
Penyakit TBC Perlu Dikenali Bukan Ditakuti
Posted: January 8, 2011 by bidanpurnama in Artikel Kebidanan
Tags: Penyakit TBC Perlu Dikenali Bukan Ditakuti
0

Apakah tanda-tanda bahwa seseorang terkena penyakit TBC? Tanda-tanda orang yang dicurigai terkena penyakit TBC yaitu secara umum dapat dilihat dari gejalanya terlebih dahulu yaitu, demam tidak terlalu tinggi yang berlangsung lama, biasanya dirasakan malam hari disertai keringat malam. Kadang-kadang serangan demam seperti influenza dan bersifat hilang timbul. Penurunan nafsu makan dan berat badan. Batuk-batuk selama [...]
Cara mengatasi anak sembelit
Posted: January 8, 2011 by bidanpurnama in Artikel Kebidanan
Tags: Cara mengatasi anak sembelit
0

Banyak pendapat bahwa sembelit karena kurang serat dan buah, tapi kadangkala orangtua sering heran kenapa setelah makan banyak buah dan sayur tetap saja anak mengalami sembelit. Yang sering kurang diperhatikan sembelit dapat disebabkan karena ketidakcocokan susu atau alergi makanan tertentu. coba perhatikan apakah putra ibu mengalami gejala alergi seperti dibawah ini. Pemberian obat jangka panjang [...]
Bayi dan Balita Juga Bisa Kena Eksim, Lho!
Posted: January 8, 2011 by bidanpurnama in Artikel Kebidanan
Tags: Bayi dan Balita Juga Bisa Kena Eksim, Lho!
0

Gangguan kulit yang satu ini paling sering menyerang bayi dan balita. Apa dan bagaimana mencegah eksim pada anak? Kulit bayi dan balita pun butuh perawatan agar terhindar dari gangguan kulit. Kulit bayi yang lapisannya masih tipis dan ikatan antar-selnya masih lemah, lebih mudah terkena iritasi dan infeksi. Gangguan kulit yang sering mendera bayi dan balita [...]
Ragam Terapi Untuk Bayi Kuning
Posted: January 8, 2011 by bidanpurnama in Artikel Kebidanan
Tags: Ragam Terapi Untuk Bayi Kuning
1

Penelitian menunjukkan sekitar 70 persen bayi baru lahir mengalami kuning. Meskipun dikategorikan wajar, orang tua tetap harus waspada. "Bayi ibu kuning? Alaaa itu biasa, kok. Jemur saja di bawah sinar matahari tiap pagi. Nanti juga baik sendiri." Saran seperti itu kerap diberikan kepada ibu bila bayi yang baru dilahirkannya dinyatakan kuning. Cara mengetahui kadar bilirubin [...]
Pemberian Antibiotik Pada Bayi Dapat Meningkatkan Risiko Asma
Posted: January 8, 2011 by bidanpurnama in Artikel Kebidanan
Tags: Pemberian Antibiotik Pada Bayi Dapat Meningkatkan Risiko Asma
0

Anak-anak yang mengkonsumsi antibiotik saat masih bayi memiliki risiko lebih besar untuk terserang asma saat mereka berusia 7 tahun, kata beberapa peneliti Kanada, Senin. Antibiotik biasa diberikan kepada anak yang berusia di bawah satu tahun karena sejumlah alasan, yang paling sering untuk menurunkan infeksi saluran pernafasan seperti bronchitis dan radang paru-paru atau infeksi saluran pernafasan [...]
Kiat Atasi Panik Saat Anak Sakit
Posted: January 8, 2011 by bidanpurnama in Artikel Kebidanan
Tags: Kiat Atasi Panik Saat Anak Sakit
0

Jangan lupa, kapan pun anak mengalami kondisi gawat darurat, ia harus segera dibawa ke dokter atau rumah sakit. Tanda-tanda gawat darurat pada anak di antaranya rewel atau menangis terus menerus tidak dapat ditenangkan, kesadaran menurun, tidur terus menerus, lemas dan sulit dibangunkan, kejang atau kaku kuduk leher, sakit kepala hebat yang menetap, gangguan napas yang [...]
9 Kesalahan Merawat Bayi dan Menghindarinya
Posted: January 8, 2011 by bidanpurnama in Artikel Kebidanan
Tags: 9 Kesalahan Merawat Bayi dan Menghindarinya
0

Walaupun orang tua sudah berusaha merawat bayinya sebaik mungkin dan sarat dengan teori-teori yang dibaca dari buku-buku mengenai cara merawat bayi/anak, ibu dan ayah yang baru memiliki bayi masih sering melakukan kesalahan. Mulai dari bayi yang tidak berhenti menangis sampai ke harus ruang gawat darurat sebuah rumah sakit. Berikut kesalahan yang kerap dilakukan dan cara [...]
7 Macam Obat yang Seharusnya Tidak Diberikan pada Bayi dan Anak-anak
Posted: January 8, 2011 by bidanpurnama in Artikel Kebidanan
Tags: 7 Macam Obat yang Seharusnya Tidak Diberikan pada Bayi dan Anak-anak
0

Bayi dan anak-anak lebih banyak menghadapi risiko tinggi terhadap reaksi obat, sehingga memberikan obat baik melalui resep maupun obat-obatan bebas pada bayi adalah suatu hal yang harus disikapi dengan serius. (Bahkan, hingga bayi Anda menginjak usia 6 bulan, lakukan konsultasi pada dokter sebelum Anda memberikan obat-obatan apapun, selain asetaminofen dengan dosis khusus untuk bayi, yang [...]
Hari-hari pertama bayi Anda
Posted: January 8, 2011 by bidanpurnama in Artikel Kebidanan
Tags: Hari-hari pertama bayi Anda
1

Hari-hari pertama bayi selalu menarik, sekaligus menegangkan. Beberapa hal yang kita lihat serig sulit diartikan. Apakah normal atau ada gangguan serius? 1. Kok napasnya berbunyi Untuk bernapas, bayi yang baru lahir amat tergantung pada aliran napas hidung. Kadang kala napasnya berbunyi hingga membuat orang tua panik. Bayi-bayi yang saat dilahirkan harus disedot hidungnya juga sering [...]
Takut Menular Pada Bayi
Posted: January 8, 2011 by bidanpurnama in Artikel Kebidanan
Tags: Takut Menular Pada Bayi
0

Tanya: Dokter yang terhormat, Ada beberapa hal yang ingin saya tanyakan : 1. Apa benar pada ibu yang masih menyusui kalau sedang sakit (pusing, batuk, pilek) tidak akan menyusui (memberikan ASI-nya) karena takut akan menular pada bayi? 2. Benarkah jika sudah beberapa hari tidak menyusui (karena saya sakit), kualitas ASI menjadi tidak bagus (basi)? 3. [...]
Tips Menidurkan Bayi
Posted: January 8, 2011 by bidanpurnama in Artikel Kebidanan
Tags: Tips Menidurkan Bayi
0

5 Metode menidurkan bayi agar orangtua dapat tidur dengan nyenyak.Apa pun cara yang dipilih jangan abaikan kebutuhan rasa aman pada bayi.Kualitas tidur bayi tidak hanya berpengaruh pada perkembangan fisik, tapi juga sikapnya keesokan hari. Bayi yang tidur cukup tanpa sering terbangun akan lebih bugar dan tidak gampang rewel. Manfaatnya juga bisa dirasakan ibu dan ayah. [...]
Tips Mengoptimalkan Perkembangan Gerak/Motorik Bayi 10-12 Bulan
Posted: January 8, 2011 by bidanpurnama in Artikel Kebidanan
Tags: Tips Mengoptimalkan Perkembangan Gerak/Motorik Bayi 10-12 Bulan
0

Usia 10-12 bulan Menjelang usianya satu tahun, kepandaian serta ketrampilan bayi makinberkembang. Tonggak kepandaian motor kasarnya yg paling menonjol padausia ini adalah semakin mahirnya ia melangkahkan kakinya. Kini si kecilsemakin rajin melangkahkan kakinya ke samping sambil berpegangan padaperabot rumah tangga. :Jatuh bangun” adalah hal yg biasa yg akan dialamibayi dalam mengoptimalkan kemampuan jalannya. Oleh karena [...]
Alergi Pada Bayi
Posted: January 8, 2011 by bidanpurnama in Artikel Kebidanan
0

DETEKSI DAN PENCEGAHAN ALERGI SEJAK BAYI Dr Widodo Judarwanto SpA CHILDREN ALLERGY CENTER Rumah Sakit Bunda Jakarta, Jl Teuku cikditiro 28 Jakarta PusatPICKY EATERS CLINIC (KLINIK KESULITAN MAKAN) JL Rawasari Selatan 50 Jakarta Pusat. Jl Taman Bendungan Asahan 5 Bendungan Hilir Jakarta Pusattelp : (021) 70081995 – 4264126 – 31922005 email : wido25@hotmail.com , http://alergianak.bravehost.com [...]
The Sun Attack
Posted: January 8, 2011 by bidanpurnama in Artikel Kebidanan
Tags: The Sun Attack
0

Bila berlebihan dalam menikmati matahari, Anda akan berhadapan pada salah satu jenis virus penyakit yang paling mematikan. Tak berlebihan sepertinya bila mengatakan bahwa Paris Hilton dan Nicole Richie adalah pahlawan bagi tren berkulit tanning yang sedang melanda para wanita di seluruh belahan dunia sekarang ini.Bila berlebihan dalam menikmati matahari, Anda akan berhadapan pada salah satu [...]
Posisi Menyusui Bisa Sebabkan Bayi Muntah
Posted: January 8, 2011 by bidanpurnama in Artikel Kebidanan
Tags: Posisi Menyusui Bisa Sebabkan Bayi Muntah
0

HAMPIR setiap bayi memiliki kebiasaan gumoh. Tetapi, gumoh bukanlah muntah. Gumoh merupakan hal yang fisiologis yang sering terjadi pada bayi. Lalu apa saja yang menyebabkan bayi sering muntah? Menurut dr Sabar Hutabarat SpA, pada dasarnya muntah pada bayi ada yang bersifat fisiologis dan ada yang bersifat patalogis. Salah satu muntah yang bersifat fisiologis yakni yang [...]
Muntah pada Bayi dan Anak
Posted: January 8, 2011 by bidanpurnama in Artikel Kebidanan
Tags: Muntah pada Bayi dan Anak
0

Dokter, anak saya umur 4 bulan tiba-tiba MUNTAH setelah minum susu 1 botol. Tidak demam, batuk, pilek maupun diare. Kencing biasa. Dokter , anak saya MUNTAH setiap minum maupun makan sejak tadi pagi. Anak demam dan diare. Kejadian di atas adalah dua contoh keluhan orang tua yang sering disampaikan kepada dokter karena anaknya menderita MUNTAH. [...]
Mewaspadai Muntah pada Anak
Posted: January 8, 2011 by bidanpurnama in Artikel Kebidanan
Tags: Mewaspadai Muntah pada Anak
0

MUNTAH pada anak merupakan salah satu keluhan yang membuat orangtua khawatir. Muntah dapat dikatakan sebagai mekanisme pertahanan tubuh yang mengidentifikasi dan berupaya mengeluarkan sesuatu yang merugikan yang sudah tertelan. Keluhan ini bisa merupakan gejala dari berbagai keadaan ringan, namun juga sebagai gejala kelainan yang lebih serius Muntah merupakan pengeluaran isi lambung melalui mulut dengan paksa. [...]
Bayi Muntah
Posted: January 7, 2011 by bidanpurnama in Artikel Kebidanan
Tags: Bayi Muntah
0

Hampir setiap bayi pernah muntah dan bisa terjadi di usia berapa saja. muntah seperti apa yang harus diwaspadai?Para ibu, apakah Anda masih memakaikan gurita pada si kecil? Bila ya, sebaiknya segeralah hentikan. Sebab, seperti dituturkan dr. Kishore R.J., SpA dari RSIA Hermina Podomoro, pemakaian gurita dapat menyebabkan bayi muntah.Lo, apa hubungannya? “Pemakaian gurita membuat lambung [...]
Mengatasi Nyeri Perut Anak Anda
Posted: January 7, 2011 by bidanpurnama in Artikel Kebidanan
Tags: Mengatasi Nyeri Perut Anak Anda
0

Sakit perut pada bayi dan anak merupakan gejala umum dan sering kali dijumpai. Tetapi tidak semua nyeri perut bersumber dari bagian perut,…..Sakit perut pada bayi dan anak merupakan gejala umum dan sering kali dijumpai. Tetapi tidak semua nyeri perut bersumber dari bagian perut, dapat pula dari bagian luar perut ( nyeri alih). Keaadaan cengeng yang [...]
Demam
Posted: January 7, 2011 by bidanpurnama in Artikel Kebidanan
Tags: Demam
0

APAKAH DEMAM ITU? Tubuh kita memiliki hipotalamus anterior di otak yang bertugas mengatur agar suhu tubuh stabil (termostat) yaitu berkisar 37 +/- 1 derajat selsius. Pengukuran Suhu Suhu di daerah dubur (temperatur rektal) paling mendekati suhu tubuh sebenarnya ( core body temperature ). Suhu di daerah mulut atau ketiak (aksila) sekitar 0,5 sampai 0,8 derajat [...]
Cara Tepat Atasi Batuk Pilek
Posted: January 7, 2011 by bidanpurnama in Artikel Kebidanan
Tags: Cara Tepat Atasi Batuk Pilek
1

Duh, enggak tega rasanya bila melihat si kecil yang masih bayi terserang batuk dan pilek. Kalau hidungnya tersumbat, tidurnya jadi tak nyenyak. Dari dadanya juga terdengar suara grok…grok…grok. Harus bagaimana, ya? I mbauan ASI eksklusif jelas tidak main-main. Kalau bayi dilahirkan dengan kondisi sehat, pertumbuhan berat badannya sesuai standar dan ia memperoleh ASI eksklusif selama [...]
Batuk pada anak
Posted: January 7, 2011 by bidanpurnama in Artikel Kebidanan
Tags: Batuk pada anak
2

Batuk merupakan salah satu gejala yang paling sering ditemukan pada anak, dan merupakan keluhan yang seringkali menyebabkan orang tua membawa anak mereka ke dokter. Batuk merupakan gejala dari sebagian besar infeksi pernapasan. Infeksi pernapasan meliputi: Infeksi pernapasan atas, seperti pilek (dikenal juga sebagai common colds, hidung beringus, nasofaringitis akut atau faringorinitis akut.) Infeksi pernapasan bawah, [...]
Waspadai Keguguran
Posted: January 4, 2011 by bidanpurnama in Artikel Kebidanan
Tags: Waspadai Keguguran
0

Memiliki anak merupakan dambaan setiap pasangan yang telah menikah. Tapi apa daya jika kehamilan itu tidak dapat dipertahankan atau biasa disebut keguguran. Kenali apa saja penyebab keguguran tersebut dan hal hal apa yang mesti dilakukan agar keguguran dapat dihindari. Apa sih keguguran itu?Menurut Dr. Kanadi Sumapraja, SpOG(K), staf bagian obserti dan Ginekologi FKUI-RSCM Keguguran adalah [...]
Kehamilan membawa perubahan besar pada tubuh Anda, penyesuaian emosional untuk Anda dan pasangan Anda,
Posted: January 4, 2011 by bidanpurnama in Artikel Kebidanan
Tags: hormonal kehamilan
0

Kehamilan membawa perubahan besar pada tubuh Anda, penyesuaian emosional untuk Anda dan pasangan Anda, serta pertumbuhan dan perkembangan dinamis untuk janin. Banyak dari perubahan fisik ini terjadi karena perubahan dalam produksi hormon. Sumber utama dari hormon-hormon ini adalah plasenta, sebuah organ yang terbentuk (bersama bayi yang belum lahir) dalam rahim dari sel telur yang terbuahi [...]
sejarah bidan
Posted: January 1, 2011 by bidanpurnama in Artikel Kebidanan
0

Dalam sejarah bidan Indonesia menyebutkan bahwa 24 Juni 1951 dipandang sebagai hari lahir IBI. Pengukuhan hari lahirnya IBI tersebut didasarkan atas hasil konferensi bidan pertama yang diselenggarakan di Jakarta 24 Juni 1951, yang merupakan prakarsa bidan-bidan senior yang berdomisili di Jakarta. Konferensi bidan pertama tersebut telah berhasil meletakkan landasan yang kuat serta arah yang benar [...]
Paradigma Kebidanan
Posted: January 1, 2011 by bidanpurnama in Artikel Kebidanan
Tags: Paradigma Kebidanan
0

Bidandalam bekerja memberikan pelayanan keprofesiannya berpegang pada paradigma, berupa pandangan terhadap manusia / perempuan, lingkungan, perilaku, pelayanan kesehatan / kebidanan dan keturunan. Perempuan Perempuan sebagimana halnya manusia adalah mahluk bio-psiko-sosio-kultural yang utuh dan unik, mempunyai kebutuhan dasar yang unik, dan bermacam-macam sesuai dengan tingkat perkembangan. Perempuan sebagai penerus generasi, sehingga keberadaan perempuan yang sehat jasmani, [...]
Pengertian Bidan Indonesia
Posted: January 1, 2011 by bidanpurnama in Artikel Kebidanan
Tags: Pengertian Bidan Indonesia
0

Dengan memperhatikan aspek sosial budaya dan kondisi masyarakat Indonesia, maka Ikatan Bidan Indonesia (IBI) menetapkan bahwa BidanIndonesia adalah: seorang perempuan yang lulus dari pendidikan Bidanyang diakui pemerintah dan organisasi profesi di wilayah Negara Republik Indonesia serta memiliki kompetensi dan kualifikasi untuk diregister, sertifikasi dan atau secara sah mendapat lisensi untuk menjalankan praktik kebidanan. Bidan diakui [...]
Definisi Bidan
Posted: January 1, 2011 by bidanpurnama in Artikel Kebidanan
Tags: Definisi Bidan
2

Ikatan Bidan Indonesia telah menjadi anggota ICM sejak tahun 1956, dengan demikian seluruh kebijakan dan pengembangan profesi kebidanan di Indonesia merujuk dan mempertimbangkan kebijakan ICM. Definisi Bidan menurut International Confederation Of Midwives (ICM) yang dianut dan diadopsi oleh seluruh organisasi bidan di seluruh dunia, dan diakui oleh WHO dan Federation of International Gynecologist Obstetrition (FIGO). [...]
Menghitung Masa Subur
Posted: January 1, 2011 by bidanpurnama in kandungan
Tags: Menghitung Masa Subur
0

Menghitung masa subur. Hamil adalah suatu masa dari mulai terjadinya pembuahan dalam rahim seorang wanita sampai bayinya dilahirkan. Kehamilan terjadi ketika seorang wanita melakukan hubungan seksual pada masa ovulasi atau masa subur dan sperma pria pasangannya akan membuahi sel telur matang wanita tersebut. Kehamilan adalah suatu hal yang ditunggu-tunggu bagi pasangan suami isteri yang mendambakan [...]
Mitos-Mitos Seputar Kehamilan
Posted: December 31, 2010 by bidanpurnama in kandungan
0

Mitos seputar kehamilan banyak beredar dan meluas di masyarakat. Sebagian msayarakat bahkan mempercayai mitos-mitos tersebut. Padahal tidak semua mitos itu benar adanya. Agar calon orangtua tidak disesatkan oleh mitos-mitos kehamilan yang beredar, berikut ini adalah penjelasan tentang beberapa mitos yang ada
Tips Kehamilan Trimester Ketiga
Posted: December 31, 2010 by bidanpurnama in kandungan
0

Kehamilan trimester ketiga merupakan saat-saat yang paling mendebarkan bagi ibu hamil, terutama menjelang mendekatinya proses persalinan. Gambaran persalinan, lahirnya buah hati yang telah dikandung selama 9 bulan semakin dekat. Ibu hamil menanggapi kondisi ini berbeda-beda, ada yang ingin segera melahirkan, bingung, perasaan menjadi tak tentu, bahkan ada yang ketakutan dan panik menjelang mendekatnya proses persalinan, [...]
Penyebab Masalah Kesuburan
Posted: December 31, 2010 by bidanpurnama in kandungan
0

Masalah kesuburan merupakan suatu hal yang sangat mengganggu bahkan bisa mengancam keutuhan suatu rumah tangga. Masalah kesuburan terjadi akibat terganggunya sistem reproduksi pada wanita dan terjadinya penurunan kualitas dan kuantitas sperma pada pria. Sebuah penelitian menyatakan
Penyebab dan Tanda-Tanda Keguguran
Posted: December 31, 2010 by bidanpurnama in kandungan
0

Keguguran adalah salah satu hal yang paling banyak dikahawatirkan dan ditakutkan oleh para ibu hamil. Bayangan akan hadirnya buah hati, lucunya bayi mungil sirna sudah ketika keguguran menghampiri. Ditambah lagi oleh rasa sakit, stress, dan bahkan trauma
Keputihan bisa Mengakibatkan Kematian dan Kemandulan
Posted: December 31, 2010 by bidanpurnama in kandungan
0

Masalah keputihan adalah masalah yang sejak lama menjadi persoalan bagi kaum wanita. Tidak banyak wanita yang tahu apa itu keputihan dan terkadang menganggap enteng persoalan keputihan ini. Padahal keputihan tidak bisa dianggap enteng, karena akibat dari keputihan ini bisa sangat fatal bila lambat ditangani. Tidak hanya bisa mengakibatkan kemandulan dan hamil diluar kandungan, keputihan juga [...]
Hormon-Hormon Kehamilan
Posted: December 31, 2010 by bidanpurnama in Artikel Kebidanan
0

Ketika terjadi kehamilan pada diri seorang perempuan, maka tubuh bereaksi dengan membentuk perubahan-perubahan dan segera memproduksi hormon-hormon kehamilan guna mendukung kelangsungan kehamilan. Hormon-hormon kehamilan ini bertujuan guna mendukung kehamilan yang berlangsung khususnya agarjanin dapat tumbuh dan berkembang dengan baik dan sehat. Ada baiknya para ibu hamil mengetahui mengenai hormon yang diproduksi selama kehamilan berikut fungsi [...]
Kehamilan Anggur
Posted: December 31, 2010 by bidanpurnama in kandungan
1

Kehamilan anggur (mola hidatidosa) adalah kehamilan abnormal berupa tumor jinak yang terjadi sebagai akibat dari kegagalan pembentukan bakal janin sehingga terbentuklah jaringan permukaan membran (vili) yang mirip gerombolan anggur. Hamil anggur adalah tumor jinak yang terbentuk dari trofoblas (sel bagian tepi sel telur) yang telah dibuahi. Tumor ini melekat di dinding rahim dan menjadi plasenta [...]
Cara Menghitung Usia Kehamilan
Posted: December 31, 2010 by bidanpurnama in Artikel Kebidanan
0

Pengetahuan akan Menghitung Usia Kehamilan masih banyak kurang dipahami oleh para ibu hamil. Padahal hal ini merupakan hal penting untuk dapat mengetahui usia kehamilan yang sedang dijalani. Dengan mengetahui usia kehamilan, seorang ibu hamil dapat mengetahui perkembangan atau pertumbuhan organ apa yang sedang terjadi pada janinnya, kebutuhan apa yang diperlukan oleh janinnya dan hal apa [...]
Yang Tidak Boleh Dilakukan Selama Kehamilan
Posted: December 31, 2010 by bidanpurnama in kandungan
1

Mendapatkan kehamilan, berarti mendapatkan anugerah yang tidak terkira dari Yang Maha Kuasa. Kehamilan adalah suatu anugerah yang harus diperhatikan betul, dipelihara dan dijaga dengan baik hingga nantinya saat lahir menjadikannya seorang bayi yang sehat dan berkualitas. Namun ada kalanya seorang ibu hamil belum mengetahui secara pasti hal-hal apa saja yang harus dilakukan dan tidak boleh [...]
Nutrisi Penting Selama Kehamilan
Posted: December 31, 2010 by bidanpurnama in kandungan
Tags: Nutrisi Penting Selama Kehamilan
0

Nutrisi Penting Selama Kehamilan. Seiring pertambahan usia kandungan, maka kebutuhan gizi ibu hamil akan meningkat, terutama setelah memasuki kehamilan trimester kedua. Sebab pada saat itu, pertumbuhan janin berlangsung pesat – terutama perkembangan otak dan susunan syaraf ? dan membutuhkan asupan gizi yang optimal. Nutrisi yang diperlukan adalah: 1. Karbohidrat dan lemak sebagai sumber zat tenaga [...]
Perubahan-Perubahan Tubuh Selama Kehamilan
Posted: December 31, 2010 by bidanpurnama in kandungan
Tags: Perubahan-Perubahan Tubuh Selama Kehamilan
0

Sementara kehamilan berkembang, tubuh mulai melakukan banyak perubahan dan penyesuaian diri untuk membantu pertumbuhan bayi. Beberapa perubahan tubuh tidak terasa atau tampak oleh ibu hamil. Beberapa perubahan tubuh cukup mengganggu ibu hamil dan beberapa perubahan tidak mengganggu. Perubahan tubuh yang terjadi selama kehamilan tersebut merupakan hal yang normal dan sebetulnya hal tersebut jika mengganggu dapat [...]
Persiapan Sebelum Kehamilan
Posted: December 29, 2010 by bidanpurnama in kandungan
1

Persiapan kehamilan sangat diperlukan bagi seorang perempuan yang akan merencanakan kehamilan. Persiapan kehamilan ini diperlukan guna mendukung terciptanya kehamilan yang sehat dan menghasilkan keturunan yang berkualitas yang didambakan oleh keluarga. Ada banyak faktor yang sebaiknya perlu dipersiapkan sebelum seorang perempuan menginginkan kehamilan di antaranya: Pemeriksaan Penyakit dan Virus Pemeriksaan virus rubella, sitomeglovirus, herpes, varicella zoster [...]
Perubahan Hormonal Selama Kehamilan
Posted: December 29, 2010 by bidanpurnama in kandungan
0

Kehamilan membawa perubahan besar pada tubuh Anda, penyesuaian emosional untuk Anda dan pasangan Anda, serta pertumbuhan dan perkembangan dinamis untuk janin. Banyak dari perubahan fisik ini terjadi karena perubahan dalam produksi hormon. Sumber utama dari hormon-hormon ini adalah plasenta, sebuah organ yang terbentuk (bersama bayi yang belum lahir) dalam rahim dari sel telur yang terbuahi. [...]

Senin, 11 Juli 2011

Serba-serbi tanda persalinan

erba-Serbi Tanda Persalinan
JANGAN TERTIPU KONTRAKSI PALSU
Saat-saat persalinan selalu menjadi momen yang ditunggu ibu hamil. Perasaan bahagia, takut, dan gelisah bercampur-aduk. Nah, bagaimana mengetahui tanda-tanda persalinan yang tepat?
KLIK - Detail Banyak hal yang harus dipersiapkan menjelang persalinan. Mulai persiapan mental, fisik, sampai finansial. Bahkan, mental calon ayah pun harus disiapkan. Untuk persiapan fisik, misalnya, senam hamil, karena seorang perempuan memerlukan fisik yang fit untuk melahirkan. Kondisi fit ini ada hubungannya juga dengan ada atau tidaknya penyakit berat yang diidap si calon ibu. “Kalau ada riwayat darah tinggi atau asma berat, misalnya, berarti tidak bisa dilakukan persalinan normal. Jadi, sejak awal kehamilan, sudah harus direncanakan kelahiran dengan operasi,” papar Dr. Sugi Suhandi Iskandar, Sp.OG.
Selain persiapan penting tadi, dokter spesialis kandungan dari Rumah Sakit Mitra Kemayoran ini juga mengingatkan calon ibu untuk mempersiapkan hal lain yang terlihat remeh, tapi tak bisa diabaikan. Contohnya, mempersiapkan barang apa saja yang harus dibawa ke RS. “Kalau perlu, tanyakan lebih dulu ke pihak provider kesehatan (RS, klinik), fasilitas apa saja yang disediakan,” saran Sugi.
TANDA – TANDA PENTING
Di luar persiapan di atas, sebetulnya ada persiapan lain yang tak kalah penting, yang harus diketahui para calon ibu, yaitu mengetahui tanda-tanda persalinan yang benar. Dengan mengetahui tanda-tanda persalinan yang benar, calon ibu bisa menjalani kehamilannya dengan lebih tenang. “Yang pertama, gerakan janin harus dipantau. Bila janin sudah tidak bergerak seperti biasanya, ibu harus berhati-hati, bisa-bisa terjadi sesuatu dengan janin. Kalau perlu, segera periksa.”

Secara umum, tanda-tanda persalinan adalah kehamilan sudah di atas 37 minggu (dihitung dari hari pertama haid terakhir). “Normalnya, sih, 40 minggu, plus-minus 2 minggu, tapi lebih dari 37 minggu janin sudah matang dan siap untuk dilahirkan,” lanjut Sugi. Tanda-tanda lain yang perlu diketahui antara lain:
KONTRAKSI
Kontraksi persalinan sebetulnya merupakan kontraksi dari otot-otot rahim (myometrium) akibat pengaruh hormon oksitosin. “Hormon oksitosin adalah hormon yang produksinya meningkat menjelang akhir kehamilan, disertai makin banyaknya reseptor hormon ini di rahim. Pada saat yang tepat, hormon dan reseptor ini akan ketemu sehingga memicu kontraksi rahim,” kata Sugi.

Kontraksi bisa terjadi kapan saja, tak melulu pada akhir kehamilan. Kontraksi bisa terjadi di awal kehamilan atau di pertengahan kehamilan. Contohnya, pada abortus (keguguran). “Tetapi, karena pengaruh hormon progesteron yang dihasilkan plasenta, rahim jadi lebih tenang, sehingga tidak terjadi kontraksi.” Mekanisme alam (hormonal) sudah mengatur sedemikian rupa, “Sehingga kehamilan yang sebetulnya merupakan benda asing bagi tubuh ibu bisa dipertahankan.”
Pada akhir trimester kedua, biasanya mulai terjadi kontraksi palsu (braxton hicks). “Ini merupakan mekanisme latihan dari rahim, dan muncul tanpa nyeri persalinan (his). Biasanya tidak lama, kok, paling satu menit. Yang jelas, kontraksi palsu ini memang tidak boleh disertai nyeri atau mules, dan tidak boleh terlalu sering.”
KLIK - Detail Sementara kontraksi persalinan yang sebenarnya adalah kontraksi yang intensitasnya makin lama makin kuat, durasinya makin lama makin panjang, intervalnya makin lama makin pendek (makin sering), dan disertai his. “Kontraksi persalinan disertai rasa nyeri, karena memang tekanannya sudah lebih dari 40 mm air (H2O). Sementara kontraksi palsu tidak nyeri, karena memang tekanannya belum sampai sekian,” ujar Sugi. Rasa nyeri ini menjalar dari pinggang bagian belakang ke perut, dan terasa mulas seperti orang sakit perut. “Kalau dipegang, perut si calon ibu juga terasa kencang.”
Terkadang, kontraksi tak berjalan lancar dan malah macet (innersia uteri). Penyebabnya banyak, misalnya calon ibu kelelahan, atau karena mekanisme tubuh, seperti adanya ketidaksesuaian ukuran kepala bayi dan panggul ibu (cephalo pelvic disproportion/CPD). “Jika terjadi CPD, kontraksi tak bisa terus berlangsung. Bisa-bisa jalan lahir malah robek. Nah, tubuh merespon dan mengompensasikannya dengan jalan menghentikan kontraksi.”
Jika sudah waktunya bayi keluar, namun belum juga muncul nyeri persalinan, seringkali dilakukan induksi. “Biasanya ini pada kehamilan lewat waktu, atau ketuban pecah lebih dari 12 jam. Tujuannya agar persalinan bisa segera dimulai,” jelas Sugi. Induksi dilakukan dengan memberikan infus oksitosin. “Hormon oksitosin sintesis diberikan melalui cairan infus, mulai dari tetesan kecil yang dinaikkan setiap 15 menit, sampai mendapatkan nyeri perut adekuat (memadai) yang cukup untuk persalinan.”
PEMBUKAAN
Selain kontraksi, tanda-tanda kelahiran lain adalah terjadinya pelepasan lendir bercampur darah (bloody show), yang menunjukkan mulai adanya pembukaan dari mulut rahim (bukaan). “Bukaan menunjukkan lebar pembukaan mulut lahir. Pada kehamilan anak pertama, biasanya yang muncul lebih dulu adalah nyeri perut. Setelah itu terjadi penipisan mulut rahim, baru kemudian terjadi pembukaan,” jelas Sugi.

Pada kehamilan anak kedua dan seterusnya, terkadang sudah terjadi pembukaan pada akhir persalinan, tanpa disertai nyeri dan penipisan. “Ini yang menyebabkan terjadinya persalinan yang sangat cepat (partus presipitatus). Hanya terasa sakit perut, ingin buang air besar, lalu terjadi persalinan di kamar mandi,” lanjut Sugi. “Pembukaan mulut rahim (bukaan) tak bisa dinilai dari luar. Pembukaan hanya bisa diketahui dengan melakukan pemeriksaan dalam (vaginal touche) oleh dokter atau tenaga medis.
Persalinan sendiri dibagi menjadi 4 Kala. Kala I terdiri dari fase laten dan fase aktif. Fase laten sampai bukaan sekitar 3-4 cm, di atas itu masuk ke fase aktif. “Biasanya, pada fase laten untuk anak pertama, 1 cm pembukaan dilalui dalam waktu sekitar 2 sampai 4 jam. Pada fase aktif, 1 cm pembukaan dilalui dalam waktu 1-1,5 jam. Keseluruhan persalinan, dari nyeri teratur sampai bayi keluar, menurut WHO tidak boleh lebih dari 18 jam. Kalau lebih dari 18 jam, harus segera diambil tindakan,” papar Sugi.
Kala 2 (kala pengeluaran) adalah pembukaan lengkap 10 cm, saat kepala bayi sudah ada di dasar (perineum) dan siap untuk keluar. “Di tahap ini, calon ibu refleks merasa ingin mengejan. Tanpa dipandu pun, akan mengejan sendiri.” Sementara mulai keluarnya bayi sampai lahirnya plasenta disebut Kala 3. “Biasanya Kala 3 berlangsung tak lebih dari 30 menit.”
Tahap setelah pengeluaran plasenta sampai 2 jam berikutnya disebut Kala 4 (masa observasi perdarahan setelah persalinan). “Normalnya, perdarahan tak lebih dari 500 cc. Kalau lebih dari itu, pada persalinan biasa, disebut perdarahan pasca-persalinan (post partum). Sementara pada kelahiran dengan sectio (operasi), perdarahannya tak boleh lebih dari 1000 cc.”

Etika Kebidanan

Etika Moral dan Nilai Dalam Praktik Kebidanan

Kemajuan ilmu pngetahuan dan tehnologi dalam segala bidang berpengaruh terhadap meningkatya kritis masyarakat terhadap mutu pelayanan kesehatan terutama pelayanan kebidanan. Menjadi tantangan bagi profesi bidan untuk mengembangkan kompetensi dan profesionalisme dalam menjalankan praktik kebidanan serta dalam memberikan pelayanan berkualitas.
Sikap etis profesional bidan akan mewarnai dalam setiap langkahnya, termasuk dalam mengambil keputusan dalam merespon situasi yang muncul dalam usaha. Pemahaman tentang etika dan moral menjadi bagian yang fundamental dan sangat penting dalam memberikan asuhan kebidanan. dengan senantiasa menghormati nilai-nilai pasien.
Etika merupakan suatu pertimbangan yang sistematis tntang perilaku benar atau salah, kebajikan atau kejahatan yang berhubungan dengan perilaku. Etika berfokus pada prinsip dan konsep yang membimbang manusia berfikir dan bertindak dalam kehidupannya dilandasi nilai-nilai yang dianutnya.
Posted in Etika Profesi Kebidanan | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Kode Etik Bidan Indonesia

Sesuai Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 369/ Mengkes/SK/III/2007 Tentang Standar Profesi Bidan, didalamnya terdapat Kode Etik Bidan Indonesia. Deskripsi Kode Etik Bidan Indonesia adalah merupakan suatu ciri profesi yang bersumber dari nilai-nilai internal dan eksternal suatu disiplin ilmu dan merupakan pernyataan komprehensif suatu profesi yang memberikan tuntunan bagi anggota dalam melaksanakan pengabdian profesi. Berikut ini merupakan kode etik Bidan Indonesia.
  • Mukadimah
Dengan rahmat Tuhan yang Maha Esa dan didorong oleh keinginan yang luhur demi tercapainya :
  1. Masyarakat Indonesia yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945.
  2. Pembangunan manusia Indonesia seutuhnya.
  3. Tingkat kesehatan yang optimal bagi setiap warga Negara Indonesia.
Maka Ikatan Bidan Indonesia sebagai organisasi profesi kesehatan yang menjadi wadah persatuan dan kesatuan para bidan di Indonesia Mensiptakan Kode Etik Bidan Indonesia yang disusun atas dasar penekanan keselamatan klien diatas kepentingan lainnya.
Terwujudnya kode etik ini merupakan bentuk kesadaran dan kesungguhan hati dari setiap bidan untuk memberikan pelayanan kesehatan pada umumnya, KIA/KB dan Kesehatan Keluarga pada khususnya.
Mengupayakan segala sesuatu agar kaumnya pada detik-detik yang sangat menentukan pada saat menyambut kelahiran insan generasi secara selamat, aman dan nyaman merupakan tugas sentral dari para bidan.
Posted in Etika Profesi Kebidanan | Tagged , , , , , | Leave a comment

Kode Etik Profesi Bidan

Seiring dengan kemajuan jaman, serta kemudahan dalam akses informasi, erah globalisasi atau kesejagatan membuat askes informasi tanpa batas, serta peningkatan ilmu pengetahuan dan tehnologi membuat masyarakat semakin Kritis,. Disisi lain menyebabakan timbuknya berbagai permasalahan etik. Selain itu perubahan gaya hidup, budaya dan tata nilai masyarakat , membuat masyarakat semakin pekah menyikapi berbagai personal, termasuk memberi penilaian terhadap pelayanan yang diberikan oleh bidan.
Ketika masyarakat merasakan ketidakpuasan terhadap pelayanana, atau apabila seorang bidan merugikan pasien, tidak menutup kemungkinan dimeja hijaukan. Bahkan didukung semakin tinggi peran media baik media massa maupun elektronik dalam menyotori berbagai maslah yang timbul dalam pelayanan kebidanan, merupan hal yang perlu diperhatikan dan perlu didukung pemahaman bidan mengenai Kode Etik Profesi Bidan da Hkum kesehatan, dasar Kewenangan dan aspek legal dalam pelayanan kebidanan. Untuk itu dibutuhkan suatu pedoman yang komprehensif dan integratif tentang sikap dan perilaku yang harus dimiliki oleh seorang bidan, pedoman tersebut adalah kode etik profesi bidan. Kode etik profesi bidan merupakan suatu ciri profesi suatu ciri profesi bidan yang bersumber dari nilai-nilai internal dan eksternal suatu disiplin ilmu dan merupakan pernyataan komprehensif profesi bidan yang memberikan tuntunan bagi anggota dalam melaksanakan pengabdian profesi. Kode etik profesi bidan juga merupakan suatu pedoman dalam tata cara dan keselarasan dalam pelaksanaan pelayanan profesional bidan.
Kode etik profesi bidan hanya ditetapkan oleh organisasi profesi, Ikatan Bidan Indonesia (IBI). Penetapan harus dalam Konggres IBI. Kode etik profesi bidan akan mempunyai pengaruh dalam menegakkan disiplin di kalangan profesi bidan.
Posted in Etika Profesi Kebidanan | Tagged , , , , | Leave a comment

Pengenalan Etika Umum

1. Hati Nurani
Hati nurani akan memberikan penghayatan tentang baik atau buruk berhubungan dengan tingkah laku nyata kita. Hati nurani memerintahkan atau melarang kita untuk melakukan sesuatu sekarang dan disini. Ketika kita tidak mengikuti hati nurani berarti kita menghancurkan integritas kepribadian kita dan mengkhianati martabat terdalam kita. Hati nurani berkaitan erat dengan kenyataan bahwa manusia mempunyai esadaran. Berikut ini ada beberapa contoh-contoh pengalaman hati nurani sesuai lingkup pemgalaman tugas sebagai bidan
2. Kebebasan dan Bertanggung Jawab
Terdapat hubungan timbal balik antara kebebasan dan tanggung jawab, sehingga pengertian manusia bebas dengan sendirinya menerima juga bahwa manusia itu bertanggung jawab tanpa kebebasan.
Batas-batas kebebasan meliputi :
  1. Faktor internal
  2. Lingkungan
  3. Kebebasan orang lain
  4. Generasi penerus yang akan datang
3. Nilai dan Norma
Nilai merupakan sesuatu yang baik , sesuatu yang menarik, sesuatu yang dicari, sesuatu yang menyenangkan, sesuatu yang disukai, sesuatu yang diinginkan.
4. Hak dan Kewajiban
Hak berkaitan degan kewjiban yang bebas, terlepas dari segala ikatan dengan hukum objek.
5. Amoral dan Immoral
Menurut Oxford Dictionary kata amoral dijelaskan sebagai unconcerned with, out of spere of moral, non moral, diluar etis,Non moral. Sedabgkan Immoral berarti opposed to morality, morally evil, yang berarti tertengtang dengan moralitas yang baik, secara moral butuk, tidak etis.
6. Moral dan Agama
Agama mempunyai hubungan erat dengan moral. Dasar terpenting drai tingkah lak moral dalh agama. Mengapa perbuatan itu boleh atau tidak boleh dilakukan, dasarna adalah agama melarang untuk melakukannya. Agama mengatur bagaimana cara kita hdup. Setiap agama mengandung ajaran moral yang menjadi pegangan bagi setiap penganutnya. Dalam agama kesalahan moral adalah dosa, tetapi dari sudut filsafat moral , kesalahan moral adalah pelanggaran prinsip etis,. Bagi penganut agama, Tuhan adalah jaminanberlakunya tatanan moral.
Posted in Etika Profesi Kebidanan | Tagged , , , , , | Leave a comment

Konsep Dasar Etika

A. Pengertian Dasar
  1. Etika
Istilah atau kata etika sering kita dengar, baik di ruang kuliah maupun dalam kehidupan sehari-hari tidak hanya dalam segi keprofesian tertentu, tetapi menjadi kata-kata umum yang sering digunakan, termasuk diluar kalangan cendekiawan. Dalam profesi bidan “etika” lebih dimengerti sebagai filsafat moral.
Istilah “etika” berasal dari bahasa Yunani kuno. Kata Yunani etos dalam bentuk tunggal mempunyai arti kebiasaan-kebiasaan  tingkah laku manusia; adat; akhlak; watak; perasaan; sikap; dan cara berfikir. Dalam bentuk jamak ta etha mempunyai arti adat kebiasaan. Menurur filsuf Yunani Aristoteles, istilah etika sudah dipakai untuk menunjukkan filsafat moral. Sehingga berdasarkan asal usul kata, maka etika berarti : ilmu tentang apa yang biasa dilakukan atau ilmu tentang adat kebiasaan.
2. Moral
Moral adalah nilai-nilai dan norma yang menjadi pegangan bagi seseorang atau suatu kelompok dalam mengatur tingkah lakunya.
Posted in Etika Profesi Kebidanan | Tagged , , , , , | Leave a comment

Komunikasi Dengan Pasien Sebelum dan Setelah Prosedur Klinik

Komunikasi Dengan Pasien Sebelum dan Setelah Prosedur KlinikSebelum Pengobatan
Untuk membuat rencana pengobatan di perlukan cukup masukan informasi klinis untuk membuat suatu diagnosis yang tepat. Pastikan pasien mengerti bahwa setiap pertanyaan yang di ajukan di gunakan untuk memberikan cara pengobatan yang terbaik bagi dirinya. Beri kesempatan kepada pasien untuk menentukan bentuk pengobatan yang di tawarkan. Sebaliknya, pasien membutuhkan informasi tentang kondisi kesehtan dan pilihan prosedur klinik yang akan di lakukan. Gunakan bahasa sederhan sehingga mereka mengerti pertanyaan yang di jaukan dan informasi yang telah diberikan. Petugas kesehatan harus menjelaskan informasi khusus dan penting untuk pasien.
Selam Prosedur Klinik
Perhatian dan bantuan yang di berikan oleh dokter atau petugas kesehatan dapat mengurangi kecemasan dan mengurangi rasa nyeri yang di alami oleh pasien. Dialog yang di sampaikan secara lembut dan menenangkan, dapat mengalihkan fokus perhatian pasien dan rasa kurang nyaman yang sedang dialaminya. Peran petugas pelayanan kesehatan dalam menerapakan hal ini akan dapat memberikan hasil yang luar biasa.
Setelah Tindakan
Tenangkan pasien dengan penjelasan tentang kondisi kesehatan dan hasil tindakan yang telah di lakukan. Setelah rasa khawatir dan kecemasan, akibat prosedur yang di hadapinya berkurang,berikan beberapa informasi baru tentang langkah perawatan dan pemantauan lanjutan.
Posted in Ilmu Kebidanan, Komunikasi | Tagged , , , , | Leave a comment

Membina Komunikasi dengan Pasien

Membina Komunikasi dengan PasienSelain gangguan fisik, Pasien juga umumnya mengalami beban psikologik atau ketegangan jiwa. Dalam keadaan seperti itu, sebagian besar pasien akan sulit untuk melakukan kominkasi atau bekerja sama dengan penolong atau staf klinik. Hal tersebut sangat menggangu upaya pertolongan atau prosedur pengobatan, terutama pada kasus gawat darurat. Uapaya untuk segera melakukan hubungan atau komunikasi yang positif, dapat mengurangi rasa cemas dan ingin di perhatiakan.
Cara petugas kesehatan menyempaikan informasi sangat mempengaruhi hasil dan kejelasan informasi yang di terima oleh pasien. Hal ini juga berkaitan dengan kenyamanan selama tindakan. Keberhasilan atau kegagalan upaya pertolongan dan kesalafahaman dalam menilai apa yang mereka terima selama dalam perawatan. Para pasien akan kesulitan, terutama bila ada unsur kesengajaan, Untuk menjelaskan faktor-faktor yang mungkin menjadi penyebab suatu komplikasi. Pasien baru mengerti mengapa petugas bertanya secara rinci, apabial di jelaskan kaitan informasi yang di inginkan dengan kaitan terapi ayang akan di jalanka, Kelancaran komunikasi antara pasien dan petugas ksehatan sangat membantu tukar-serap informasi diantara kedua bela pihak. Landasan untuk membina hubungan baik tersebut adalah rasa saling percaya di antara kedua belah pihak.
Posted in Ilmu Kebidanan, Komunikasi | Tagged , , , | Leave a comment

Bentuk Komonikasi Dari aspek Pengungkapan dan Pertukaran Informasi

Komikasi Dokter dengan PasienDari aspek pengungkapan dan pertukaran informasi, komunikasi di golongkan menjadi dua bentuk sebai berikut:
Komunikasi Verbal
  • Pertukaran Informasi terjadi secara interaktif mendebgarkan lawan bicara atau sebaliknya
  • Kontak mata sangat membantu kelancaran komunikasi
  • Pengamatan bahasa dan gaya bahasa
  • Berlansung dua arah atau timbal balik.
Pemahaman dan penyerapan informasi berlangsung relatif cepat dan baik
Komunikasi Non Verbal
  • Melalui opserfasi dan gerak gerik, ekspresi, gerak tubuh dan isarat
  • Sulit untuk Menyelami dan perasaan pasien
  • Sering terjadi salah persepsi
  • Petugas kesehatan harus lebih banyak mengambil inisiatif.
  • Komunikasi nonverbal mudah terganggu.
Undang-undang Nomor 29 tahun 2004 tentang praktik kedokteran memuat pasal-pasal yang berkaitan dengan komunikasi dokter-pasien. Komunikasi dokter-pasien tidak lagi seperti dahulu, yang di warnai dengan superioritas dokter dan inferioritas pasien.Dalam paradikma baru yang selaras dengan ketentuan undang undang, hubungan dokter-pasien adalah kemitraan. Pasien harus di hargai sebagai pribadi yang berhak atas tubuhnya.Pasien adalah subjek dan bukan semata-mata objek yang boleh di perlakukan tanpa sepengetahuanya dan tanpa kehendaknya.
Posted in Ilmu Kebidanan, Komunikasi | Tagged , , , , | Leave a comment

Komunikasi, Hak Perempuan dan Dukungan Emosional

Komunikasi, Hak Perempuan dan Dukungan EmosiaonalTujuan Instrksional Umum
Malakukan komunikasi yang baik dan efektif dengan pasien dan keluarganya dalam perawatan obsterti, memahami hak-hak pasien perempuan, dan memberikan dukunagan emaosianal kepadan pasien dan keluaraganya dalam keadaan kegawat daruratan obsterti.
Tujuan Instruksi khusus
  1. Menjelaskan prinsipa dasar komunikasi yang efektif
  2. Menjelaskan komunikasi verbal dan non verbal
  3. Menjelaskan cara membina komunikasi dengan pasien
  4. Menjelaskan cara berkomunikasi dengan  pasien perempuan
  5. Menjelaskan hak-hak pasien
  6. Menjelaskan hak-hak pasien perempuan
  7. Menjelaskan reaksi emosional pasien menghadapi kegawat daruratan
  8. Menjelaskan prinsip dasar ukungan emosiaonal pada pasien
  9. Memberi dukungan emosioanal dalam keadaan khusus (Kematian ibu, Kemataian bayi, kelainan bawaan, tindakan embriotomi.
Diadalam profesi kedokteran paling sedikit 3 Komponen penting yaitu komponen ilmu dan teknologi kedokteran, kompnen kedokteran dan etik kedokteran, serta komponen hubungan interpersonal anatar dokter dengan pasien. Satandar hubungan dokter pasien ini merupakan suatau seni di bidang kedokteran yang mengataur bagaimana sebaiknya berkomunikasi, berempati, simpati,  sopan santun dan penuh perhatian terhadap pasien dengan masalah kesehatan.
Posted in Ilmu Kebidanan | Tagged , , , | Leave a comment

Dapatkah saya menyusui?

Menyusui bayiBanyak ibu bertanya-tanya apakah saya dapat menyusui dan memiliki cukup susu, jika Anda merasa nyeri dada. Ini adalah pertanyaan yang baik, yang di jadikan sebagai respon primer dan meyakinkan dalam komposisi spesies manusia, Khususnya perempuan
Apakah kelenjar yang menghasilkan susu?
Payudara secara keseluruhan jauh lebih besar daripada kelenjar susu, yang berarti bahwa ukuran payudara tidak berhubungan dengan kemampuan untuk memproduksi susu. Payudara kecil dapat secara memadai memenuhi kebutuhan gizi anak. Kelenjar mammae dibagi menjadi sepuluh zona yang mengalirkan susu yang diproduksi secara independen oleh lubang yang terpisah di bagian atas puting, yang dapat dengan mudah diidentifikasi dalam percikan susu dari payudara. Puting adalah ini sangat penting dalam membimbing anak untuk sumber makanan, daripada membiarkan anak penahan. Bahkan, ketika payudara Anda tidak dimasukkan dengan benar hanya puting di mulut saja, akan memberikan kerugian bagi anada karena terdapat banyak areola di sekitar puting. Karena Ghiandolette Areola juga terdeteksi di sepanjang lingkar yang mampudan berfungsi melepaskan cairan yang memiliki tindakan protektif (antibiotik misalnya)dan areola ini berfungsi sebagai sumber respon penciuman makanan bagi bayi.
Posted in Asumsi Gizi Bayi, Menyusui | Tagged , , , | Leave a comment